Tujuh Belas Tahun

Assalamu'alaikum..
Halooo, siapa nih yang lagi baca blog ini? Adakah? Hehe
Udah setahun ya ngga posting. Sekarang posting lagi di usia blog ini yang udah 17 tahun.
Wah, tiap posting jadi kayak lebih ke anniversary blog ini ya daripada life updates atau sharing berfaedah. hahaha.. tapi semoga masih ada sedikit manfaat dari tulisan yang ada di blog ini, walaupun setitik lah ya..

Gimana nih kabarnya temen-temen di setengah perjalanan tahun 2026 ini? Terutama para warga negara dengan tagline "in this economy"-nya.. Aman kah atau terdampak? Semoga aman yaa..
Waktu ngerasa kok kayaknya dar der dor banget sih kita nih jadi WNI? Kayak hmm lagi-lagi tauhid kita diuji. Seberapa bergantungkah kita pada-Nya Yang Maha Kuasa dan Maha Kaya? Hati sedikit lebih tenang walaupun realitanya ya tetep aja naik juga tuh aslam rasanya tiap liat berita.

Jujur ngga tau mau ngetik apalagi sih, tapi semoga semuanya sehat-sehat baik fisik maupun mental, karena kadang dari luar keliatannya fine-fine aja tapi ternyata di dalamnya udah awur-awuran pisan. ((bukan curhat))

Sekian dulu yaaa

Enam Belas Tahun

Enam belas tahun usia blog ini.

Kalau ibarat manusia, dia sudah remaja yang beranjak dewasa. Sudah cukup banyak yang dilaluinya, tapi banyak juga yang jadi tanda tanya dalam hidupnya. Mungkin.

Tenyata sudah 4 tahun tidak menulis apapun di sini. Padahal setiap tahun suami bertanya, "Domainnya masih mau dipakai ngga?" Dan jawabanku pun selalu sama, "Mauuu." Tapi, tidak satupun tulisan muncul setelahnya.

Lalu kenapa baru sekarang menulis lagi? Kalau dibilang baru ada waktu, sepertinya kurang tepat karena kemarin-kemarin kalau mau menulis sebenarnya bisa-bisa saja. Jadi, yaa karena memang baru sekarang bisanya. Hehe

Sedikit kilas balik, terakhir menulis di akhir 2021, kemudian saya melahirkan anak pertama di tahun berikutnya. Menjadi seorang ibu. MasyaAllah tabarakallah. Melewati setiap fasenya, mengASIhi, MPASI, menyapih, toilet training dan fase-fase berikutnya, insyaAllah. Dari pengalaman kurang lebih 4 tahun ini, intinya jangan pernah berhenti untuk terus belajar. Udah itu aja.

Baru sadar setelah menjadi orang tua, bahwa ternyata semua butuh (dan ada) ilmunya. Kadang, beberapa hal kita pelajari dulu baru kita praktikan. Ada juga yang bahkan dilalui dengan mengerjakan 'ujian' terlebih dulu baru kita dapatkan ilmunya. Luar biasa memang sekolah kehidupan itu ya.

Termasuk ketika saya memutuskan untuk resign, saya cari tau dulu tentang persiapan dan segala macamnya agar memiliki sedikit bekal untuk bisa menjalaninya. Ya, saya sudah resign dan sekarang menjadi Ibu Rumah Tangga. Semoga Allah mudahkan perjalanan saya ke depannya. Laa hawla wa laa quwwata illa billah.

Sekian dulu dan tetap jaga kesehatan ya!

Menuju Senin

Dear all,
Apa kabar?
Setahun lebih tidak post di blog ini. Sebenarnya ada tulisan sejak tahun lalu, tapi berakhir jadi draft saja, seperti yang sudah-sudah. Walaupun tidak posting, tapi saya masih suka blogwalking kok sesekali. hehe
Sebentar lagi tahun berganti, sudah siap kah dengan tahun yang baru? Atau biasa saja? Karena hakikatnya tahun yang baru sama saja seperti hari yang baru. Bukan begitu?
Tahun ini, 2021.. merupakan tahun yang luar biasa bagi saya. Di tahun ini saya menikah, kemudian kehilangan Ayah, lalu dititipkan amanah oleh Allah. Semoga saya bisa menjaganya, insya Allah.
Semoga di tahun yang baru nanti lebih banyak berita baik ya, terutama soal covid, semoga benar-benar berakhir. Semoga.
Sehat-sehat semuanyaaa :)

Holika Holika Good Cera Super Ceramide Lip Oil Stick

Assalamu'alaikum

Apa kabar? Masih tetap di rumah saja atau sudah mulai berkegiatan di luar rumah? Jangan lupa pakai masker ya, kalau sedang keluar rumah.

Kali ini saya mau berbagi pengalaman saya menggunakan suatu produk skincare. Cerita bermula ketika awal bulan Maret yang lalu, bibir saya tuh kering banget. Udah coba pakaikan V*seline lipbalm stick dan repairing jelly, dioles VCO, madu sampai minyak habbatussauda dan zaitun, tapi tetap saja kering. Malah tambah parah sampai terkelupas, bahkan salah satu sisi seperti mau sobek. Mau ngobrol susah, mau makan susah, soalnya ketarik sedikit bisa berdarah lagi. Benar-benar tersiksa deh :'(


Sampailah pada pertengahan April, saya ketemu produk ini. Holika Holika Good Cera Super Ceramide Lip Oil Stick. Sebelum beli, saya baca review tentang produk ini di website Holika Holika, detail sekali deskripsinya. Tidak tunggu lama lagi, langsung saya check out. Begitu produknya sampai, malamnya saya pakai dan saya terkejut dengan hasilnya. Alhamdulillah, bibir saya membaik. Sayang sekali saya tidak bisa memberikan gambar kondisi bibir saya sebelum dan sesudah menggunakan lip oil stick ini. Tapi saya harap cukup untuk menggambarkan betapa parahnya kondisi bibir saya pada saat itu dan sekarang sudah jauh lebih baik.


Dari segi kemasan, sama seperti lipbalm pada umumnya, dengan berat sekitar 3.3 gr. Kemasan Holika Holika Good Cera Super Ceramide Lip Oil Stick berwarna putih dan kuning muda, dengan tulisan berwarna hitam, cukup simple dan clean. Disertai kotak seukuran stick-nya, berwarna ungu tua. Di balik kotaknya tertera ingredients dalam bahasa Korea dan Inggris. Terdapat lambang PAO baik dikemasan kotak maupun stick-nya. Sementara mfg dan expired date terdapat di bawah kemasan stick-nya saja.




Pada kemasan kotaknya terdapat 4 poin utama, yaitu: pH 5.5; 7 free; Power Ceramide dan Mild peeling. Bahas sedikit satu-persatu yaa..
  • pH 5.5 Holika Holika Good Cera Super Ceramide Lip Oil Stick tingkat keasamannya adalah 5.5, yaitu menyerupai keasaman kulit manusia pada umumnya.
  • 7 Free yaitu terbebas dari perwarna buatan, aroma buatan, mineral oil, triethanolamine, talc, benzophenone dan petrolatum. Mungkin kenapa saya cocok pakai ini, sementara tidak cocok pakai V*seline karena kandungan petrolatumnya.
  • Power Ceramide yaitu salah satu ingredient yang berguna untuk melindungi kulit agar tidak kehilangan kelembabannya. Sebenarnya ceramide bisa diproduksi oleh tubuh kita sendiri. Mau tau lebih lanjut tentang ceramide? Bisa searching google sendiri aja ya hehehe
  • Mild Peeling karena salah satu ingredient adalah fermentasi Bacillus yang bisa melindungi kulit dari debu halus dan menjaga elastisitas kulit.

Nah, gambar di atas adalah penampakan ketika dioles sekali swipe. Cukup tipis dan tidak terlalu greasy. Biasanya saya pakai 2-3 layer pada malam hari. Sebenarnya ada produk khusus yang dapat digunakan pada malam hari, sayangnya produk tersebut tidak ada di Indonesia. Ohya, produk ini saya beli di website resmi Holika Holika Indonesia dan Holika Holika Official Store di Shopee Mall. Di foto ini adalah stick kedua, karena stick pertama sudah habis sampai saya korek-korek. Jujur, bagi saya harganya lumayan mahal untuk sebuah lipbalm. Harga resminya Rp128.000, tapi saya beli selalu pas lagi diskon. Hehehe.. So, repuchase? Yes.

Walaupun pada kemasannya terdapat caution yang berbunyi "do not use on hurt or irritated skin" tetapi produk ini bekerja sesuai dengan deskripsinya, "smooth moisturizing lip oil stick that soothes the chapped and dry lips quickly." All I could say is this product literallly "perfect for cracked and dry lips". Gimana, yang punya bibir pecah-pecah, apakah tertarik untuk mencoba?

06.06


Assalamu'alaikum

Sejak dulu senang sekali menulis di tanggal cantik, padahal belum tentu di hari itu ada kejadian menarik. Katanya, bulan malam ini bagus, tapi tidak kelihatan sedari tadi. Jadi, saya selipkan saja gambar langit pada senja, dua belas hari yang lalu. Mungkin sama cantiknya.

Malam ini, saya lihat jalanan sudah mulai ramai. Pedagang dan warung pinggir jalan sudah mulai membuka lapaknya kembali. Sepertinya orang-orang sudah tidak sabar ingin menghabiskan waktu di luar rumah lagi.

New normal, sebutannya. Untuk kehidupan yang baru setelah masa pandemi. Belum, musuhnya belum pergi. Virus Corona masih mengintai. Itu kenapa kita masih harus terus berhati-hati. Jaga kesehatan dan kebersihan, cuci tangan dengan sabun, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan sebisa mungkin bawa dan gunakan keperluan hanya milik pribadi.

Selamat berakhir pekan!